2019年10月7日月曜日

京都留學


京都留學:在古都中探索未知與感動
2017秋日,我來到京都開始留學生活。籌辦留學之始,我是以入讀京都藝術造型大學、深造藝術為目標的,但隨際遇改變、輾轉間改變了想法,最終回到中文大學攻讀營銷碩士。雖然最終沒有留在京都,但我深知在京都一年半的生活,將會是我心中最珍貴的寶藏。千年古寺、四季美景--對熱愛古典文學的人而言,京都是非常可親的都巿,能夠生活在如此典雅的地方,將他人的走馬看花當成自己的日常,真是十分幸福!兩度春秋之間,在KICL學習到的日語和知識,就好像一把鑰匙一樣,為我打開了一扇扇門,通往未知的驚喜。


跳級的迷思
連五十音了也記不住的我,初到京都首兩星期只能運用肢體語言和剛學到的日語生活,十分狼狽。幸好學校有照顧「初心者」的初班,讓我在一個月內掌握了基礎知識,不用多久已經開始可以表達更複雜的概念,亦漸漸適應新生活。老師的教學十分用心和有趣,對課程難度掌握得宜,只要平日用心上課、主動參與討論,課外不需要花很多額外時間溫習,也可以取得顯著進步。
(小組報告作業之一。我們為受訪商店設計的海報。)

為了趕在2019春季前達到N2水平以入讀大學院,我第一學期末時報考了學校的「跳級試」,希望可以繞過原定的中1級、直接就讀中2級,最後獲得批准。由於學校分級仔細,中2級沒有想像中遠離初級程度,經過一個月的學習後,我就慢慢跟上其他同學的進度,而我亦在預期的2018年夏日獲得N2合格成績,最終畢業於上1級(今年夏日成功N1合格)。在KICL學習的過程並不艱辛,寓學於樂,語感不知不覺就累積起來。我相信,只要為自己訂立目標,就很大機會能達到!

課室外的學習
相較在港學習日語,在日本留學的好處是:日常一事一物也是活生生的教材。所以我傾向平日減少花在「唸書」上的精力,轉而參加其他活動,爭取和日本朋友交流的機會。在老師和同學的鼓勵下,我除了在學內的期末發表會中作演講外,亦參加過京都外國語大學的「國際親善交流活動」,向日本來賓們介紹廣東粵劇和經典劇目《帝女花》。
(茶會印刷品和舉辦情況。)

在最後一個學期,同為香港人的曾同學主動提議在學校舉辦一次中國茶會,並邀請了一位台灣同學和我作助手。學校非常支持我們的意念,特意借出場地、更為我們邀請來賓,而我們則負責構思茶會流程、準備講稿和設計單張。在各方的支持下,活動順利進行,我們成功帶領來臨的老師同學品嚐了三款茶飲,並引導大家分享自己的感想,大家也很享受!其實在交流活動中,分享者往往得益最多,因為要思量如何用日語表達自己時,總會學習到很多新語彙和文型,更能練習時間和壓力管理方法。只要你願意,KICL的老師們都很樂意支持,更會花時間為你潤飾文句和表達方式,所以我非常鼓勵同學主動構思活動!

在古都締結的緣
京都有許多值得玩賞的角落,如果單靠自己尋訪,可能只會去到最廣為人知的名勝,或只能按圖索驥走訪月曆上的巿集、祭典。但在KICL穿針引線下,我們很幸運地參加了不少文化體驗活動,我在三個學期中分別參加了日本茶道、清水燒製作和和菓子製作班,在行業專家的指導下學習到這些文化的歷史和欣賞方法。此外,我亦有幸在祇園祭期間、到杉本家住宅擔任屏風展義工,向遊人介紹京町家中的陳設和歷史;當年展出的是俵屋宗達《秋草図屏風》,身為外國人的我,竟然有機會為來賓介紹如此珍貴的作品,真是十分榮幸。

(和菓子製作班作品。)

這些經驗除了讓我捷進日語能力之外,更令我得以結交各式各樣的人:學校的老師們、在奈良經營茶館的家庭、擅畫佛畫的居酒屋東主、曾留學海外的小餐廳主人還有當初盛情幫忙籌措租屋事宜的前輩,如果當初沒有學好日語,就無法和這些良善、有趣的朋友交流了!我甚至覺得,京都最美的風景,不是春櫻、不是秋楓,而是「人」。希望大家也可以在這個城市、這間語言學校,放開胸懷接受新的體驗和思維,找到最能感動自己的風景。

(到奈良學習製茶的留影。)

2019年9月18日水曜日

用五感去体验日本文化

大家好!我叫叶茗浴YAP MENG YEE。来自马来西亚马六甲!首先恭喜你们有机会来到日本京都KICL习 道地的日语课程,也恭喜你们可以为了梦想而来到日本学习日语。我也是因为有了很大的梦想一步一脚印的开始来到日本。为了了解日本文化和日本的美学,为了学 习日本人的态度精神,为了学习日本人特有的服务“おもてなし”我对这些都非常有兴趣,也是我的梦想所需要学习的基本。所以我来到了日本!

首先我选择了在京都学习日语是因为京都是日本的千年古都,也是日本保留了最多传统文化和日本美学的地方,不管是京都街道还是京都古老的建筑物,再加上京都特有的服务“おもてなし”都能让你深深体会到,这“就是日本啊!”。在选择KICL之前,不夸张我其实去了11家在京都的日本语学校拜访和拿学校的资讯。我最总选择了KICL,原因是KICL的教学课程是少人数教学课程,课程内容很人性化也很活用,再加上KICL是在京都造型艺术大学里面,我还可以使用大学的设施和参加大学的课外活动,可以有很多机会和大学里的日本大学生交流,这也是学习日语的一个很难得的机会。我记得在KICL课时,老师教学一点都不会感觉无趣,在学习过程中都非常愉快也不会有紧张感,大家都会很自然的使用日语回答老师的任何问题,这也是我觉得学习日语很重要的一点,老师教学时不会让学生有紧张而不敢说日语情况。




再 加上,我们虽然在学习日语当中,但是我们还是会有机会接触到在社会上的日本人,因为我们都会有要做报告然后发表。报告内容都非常有趣,使我们可以是在学生 时期接触和采访日本人,这样不只是可以让我们学习如何使用日语,也可以让我们学习提早接触日本人使用日语沟通而不会胆怯,这是我选择KICL的其中一个重要原因哦。KICL不只是只有教学吧了哦,老师们还会提供很多课外活动。我就参加过,帮助日本乡下铲雪活动,体育比赛活动,日本文化体验活动和京都文化学习活动。我个人还参加了大学里的羽毛球队和日本神社祭奠社团活动“剣鉾”。



 

确实在KICL让我体验到很多人生第一次的体验,渡过了完美的学生时期。再加上,老师们对我们外国人提供了很大的帮助,比如说遇到日语沟通问题,告诉我们如何在日本生活上遇到的问题等等。

将近毕业之前,学校还特地帮助我们如何面对日本的就业问题,还特地请了专业人士来教导我们在日本就业方面需要注意的课程,和提供一些正在招聘的公司的资讯。我也顺利的有机会在日本京都的老旅馆上了16月的班!然后现在转职来到在日本鹿儿岛雾岛市上班。我相信这也是我在KICL打下了很好的日语基础,然后可以顺利的留在日本继续完成我未来的梦想。

现 在在鹿儿岛雾岛市不只是只有上班,我还加入了日本当地的“自治会”,对日本当地的社会提供服务,当然这些都是志愿的哦。想要学习日本当地的文化就要接触日 本当地的居民,这非常有趣也很有意义。一位在日本生活的马来西亚人,虽然是一个人,但是完全不会有孤独感或者感觉无助的时候没有人帮忙,周围的日本人只要 有任何问题,他们都会提供援手帮助,这就是日本人无私的精神。


我是20163月份来了日本至今,虽然只有短短的几年时间,但是这也让我决定了想要继续留在日本生活,继续完成未来的梦想!我想要告诉来KICL习 的学弟姐们,学习日语固然重要,但是也希望大家可以多多接触和体验日本当地的文化事物,尤其是京都的文化和美学!多多和日本人交流,不要害怕而不敢说日 语,用学校所学的日语和日本人交流,说错的话没关系,日本人都很体贴,他们会知道你是外国人反而会告诉你“刚刚用错了日语哦,要这样才对”,这也是学习日语的机会哦!这是我在日本的生活和经验!希望可以帮助到你们,也欢迎你们来日本学习日语,开启了人生新的旅程哦!勇敢的去面对任何的挑战!加油!

2019年8月23日金曜日

Menjadi Murid di Kyoto


Saya adalah warga negara Indonesia yang lahir di Jakarta. Saya sudah menetap di Kyoto selama 1 tahun dan 6 bulan di Kyoto sejak akhir bulan Maret 2018. Ini adalah pertama kalinya saya datang ke Kyoto. Sebelumnya saya pernah berlibur ke Tokyo dan Sapporo. Di Kyoto Institute of Culture and Language (atau disingkat sebagai KICL), saya mulai belajar dari level Mengengah 1 (中級1) jurusan Bahasa Jepang. Cita-cita saya untuk belajar di Jepang adalah untuk bekerja di Jepang.
Di level Menegah 1, saya mendapatkan banyak ilmu dan banyak tantangan. Tantangan nya adalah menguasai Kanji (漢字) dan tata bahasa (文法). Ini adalah sesuatu yang saya harus selalu baca buku pelajaran nya sebelum diterangkan oleh guru. Kegiatan sehari-hari di sekolah adalah untuk belajar agar lulus Japanese Language Proficiency Test (JLPT), untuk melanjutkan ke Universitas ataupun untuk mendapatkan pekerjaan di Jepang. Di KICL pun, mereka akan selalu membantu murid-murid nya untuk bisa mencapai apa yang murid mau.
Di setiap level di KICL, akan selalu diberikan test dan ujian untuk dinilai kemampuan kita. Kita akan selalu diberikan tantangan untuk melanjutkan ke level selanjutnya. Sekarang saya sudah lulus JLPT N2 (Bahasa Jepang Business) dan saya akan mendaftarkan diri untuk mencoba mendapatkan kerja di Jepang. Saya juga telah lulus dari kelas Menengah 3 yakni (中級3).
Selain belajar di kelas kita juga ada kegiatan-kegiatan diluar sekolah yang akan ada kurang lebih setiap minggu. Kegiatan diluar sekolah bisa berbentuk pertemuan dengan para murid Jepang dari sekolah lain yakni (交流会), ataupun kegiatan sukarela dan ekstra kulikuler.
Contoh kegiatan sukarela adalah untuk membantu para juru masak untuk acara-acara unik di Kyoto, seperti Gion Matsuri (祇園祭り).

Gion Matsuri (祇園祭り). 
Di sekolah KICL, kita punya banyak fasilitas. Terutama fasilitas ekstra kulikuler. Extra kulikuler itu akan dibawa oleh orang Jepang. Ekstra kulikuler itu adalah group yang membuat murid-murid senang, seperti group Manga (漫画), group badminton, group bersepeda dan sebagai macam nya. Maupun kita tidak mengerti bahasa Jepang pada saat itu, tapi kalau kita ada passion dengan group nya, maka akan sangat menyenangkan. Fasilitas lain nya adalah, kita bisa belajar di perpustakaan dari Universitas nya.
Di sisi lain, Kyoto ada banyak objek wisata yang bisa dikunjungi. Contohnya adalah Paviliun Emas (金閣寺), Paviliun Perak (銀閣寺) dan Gion. Kultur di Kyoto berbeda dengan kota-kota lain di Jepang.

Tea Ceremony (茶道)
Diatas Dai Monji (大文字頂上)

Sejak saya datang ke Kyoto, saya telah mengunjungi banyak kuil-kuil dan klenteng-klenteng sekitar Kyoto dan Osaka. Meskipun kleteng-klenteng dan kuil-kuil terusia ratusan tahun, tapi kelihatan terawat dan bersih. Begitu juga dengan tempat dan hawanya sejuk maka banyak pengunjung yang dakat untuk melihatnya. Di Kyoto ada banyak kendaraan yang melayani rute kemana saja. Contohnya adalah Bus (
バス) dan kereta api (電車,地下鉄).
Kyoto adalah kota yang menyenangkan. Mereka dengan senang hati akan membantu kita meskipun mereka tidak memahami Bahasa Inggris ataupun Bahasa Indonesia.  Di Kyoto hawa tetap segar dan bersih, orang-orang ramah dan sangat teratur.
Untuk kalian yang mau belajar di Kyoto, ayuk segera mendaftarkan diri di Kyoto Institute of Culture and Language. Saya harap blog ini akan membawa banyak teman-teman baru ke Kyoto.
Salam Hangat,
William

2019年7月11日木曜日

Pengalaman Bersekolah di Jepang



    Kalau berbicara soal ‘bersekolah ke luar negeri’, pasti yang ada di pikiran kita semua adalah ‘Kenapa?’. Kenapa, jauh-jauh ke tanah asing yang berada ribuan kilometer jauhnya sama Tanah Air, tanpa ada jaminan bahwa semua ini bakal worth it? Yah... saya hanya bisa bilang, meskipun terdengar agak childish, mengejar mimpi. Alasan saya pergi ke Jepang adalah, untuk mengejar mimpi itu. Mimpi yang cukup sederhana, tapi di saat yang sama, kompleks. Saya, seorang bocah yang sangat menyukai game dari kecil, ingin membuktikan ke dunia bahwa game bukanlah hanya sekadar permainan dan media untuk menghabiskan waktu. Tidak, game itu lebih dari itu. Dalam proses pembuatan game, sangat banyak teknologi yang terlibat – apa itu komputer, bagaimana alat tersebut dapat membentuk dunia dalam game seolah nyata, dan seterusnya. Menurut saya, hanya beberapa tempat di dunia- bisa dibilang jantung dari industry game - yang dapat secara efektif mengajar saya dalam membuat game. Kalau nggak Amerika, ya Jepang. Kebetulan, meskipun cukup mahir berbahasa Inggris, saya dari dulu juga sangat menyukai Jepang dan budaya-budaya nya, jadi tidak sulit membuat pilihan. Bagian sulitnya adalah, saya harus menempa kemampuan berbahasa Jepang dalam waktu singkat.
Di situlah saya mengenal akan adanya ‘sekolah bahasa Jepang’ yang berlokasi di the Land of the Rising Sun itu sendiri. Tanpa basa-basi, selulus SMA saya langsung mendaftarkan diri ke sekolah Bahasa Jepang, yakni Kyoto Institute of Culture and Language- disingkat KICL, yang terletak di kota Kyoto, Jepang. Berbekal Bahasa Jepang yang berantakan dan setengah-setengah, hari-hari awal saya di Jepang ribet bukan main. Apalagi, karena saya berusia di bawah 20 tahun at that time, it made matters worse. Terutama kontrak handphone. Tapi, entah bagaimana caranya, saya berhasil melewatinya. Mungkin karena saya sibuk menikmati pemandangan dan perasaan berada di negeri lain. Di kelas bahasa Jepang, saya heran: Kok saya bisa mengerti pelajaran yang disampaikan para sensei (guru), meskipun mereka full memakai Bahasa Jepang dalam mengajar? Masih menjadi misteri sampai hari ini. Untuk soal tempat tinggal, untungnya KICL menyediakan fasilitas student dorms bagi para pelajar asing yang tidak tahu apa-apa soal kontrak tempat tinggal. Tetapi, tentunya, karena dorms tersebut di prioritaskan untuk murid yang baru datang, setelah 6 bulan (jika ingin belajar lebih lama dari 6 bulan), kita diharuskan untuk mencari tempat tinggal lain. Tapi tenang saja, di situ pun KICL menyediakan support dalam bentuk mengenalkan kita dengan agensi pengontrakan apartemen.
Meskipun saya belum tahu sedikitpun cara untuk masuk kuliah di sini, saya berpasrah, go with the flow untuk sementara, dan terus belajar di KICL. Of course, saya juga mendapatkan teman dari berbagai macam negara. Australia, Brazil, Taiwan, Thailand, Spain, you name it. Mengenai masalah kuliah, untungnya KICL juga menyediakan berbagai macam bantuan untuk berbagai macam alasan orang belajar ke Jepang. Bagi yang ingin masuk universitas atau perguruan tinggi, ataupun yang ingin mencari kerja, segala macam support tersedia bagi kita para pelajar asing. Bagi saya, tahap selanjutnya adalah untuk mencoba Exam for Japanese Universities (disingkat EJU). Umumnya, para murid belajar untuk entah EJU atau JLPT (Japanese Language Proficiency Test – N5, N4, N2, dsb), karena dua hal tersebut adalah bukti kemampuan kita dalam berbahasa Jepang. Biasanya, kedua hal tersebut dipakai saat mendaftar kuliah maupun kerja. Tergantung tempatnya, bukti yang dibutuhkan juga berbeda-beda. Selama kurang lebih 6 bulan, saya melakukan banyak research mengenai tempat perkuliahan di sekitar daerah Kansai. Untungnya, selain kelas biasa, KICL juga menyediakan kelas khusus untuk fokus dalam pembelajaran EJU maupun JLPT. Dengan bantuan kelas EJU yang disediakan KICL, dalam waktu yang singkat tersebut- Oktober 2017 sampai Juni 2018- saya mendapatkan hasil di atas nilai rata-rata 200, dan bagi saya itu sangatlah lebih dari memuaskan.
    Karena penanggalan semester Jepang berbeda dengan Indonesia, saya mau tidak mau harus menunggu sampai April tahun berikutnya untuk dapat masuk college yang saya inginkan. Sembari itu, saya memutuskan untuk terus meningkatkan kemampuan Bahasa Jepang saya hingga level tertinggi di KICL, yakni Advanced 2 (Joukyuu 2). Pengalaman belajar di sekolah Bahasa Jepang dengan teman-teman baru dari berbagai macam negara, adalah satu setengah tahun yang tidak akan saya lupakan untuk seumur hidup. Tetapi, all things come to an end, dan saya menemukan diri saya terdampar (lagi) di tempat baru- kali ini, di kelilingi bukan oleh sesama pelajar luar negeri, tetapi oleh pelajar orang Jepang. Saya di terima di sebuah sekolah kejuruan (senmongakkou) IT dan game bernama HAL yang terletak di kota Osaka, dan as of Juni 2019, disitulah saya sekarang. Di sini lah saya sangat bersyukur menempuh pembelajaran di KICL hingga kelas Advanced- tanpanya, kemungkinan besar saya akan kewalahan dalam mengikuti pelajaran di HAL mengenai IT dan teknologi yang, tentu saja, sepenuhnya menggunakan Bahasa Jepang. Kedepannya, saya berencana untuk mencari kerja di perusahaan game ternama di Jepang, dan mewujudkan mimpi saya dengan menggunakan segala kemampuan yang telah saya pelajari selama hidup saya, termasuk kemampuan berbahasa Jepang yang telah diajarkan KICL.
  

    Pesan saya bagi kalian yang berencana bersekolah ke Jepang, ataupun bagi kalian yang memikirkan untuk bersekolah ke Jepang, yang pertama adalah jangan takut untuk mencoba. Beberapa kali saya berpikiran bahwa saya terlalu cepat dalam hal pergi bersekolah ke luar negeri – apa seharusnya saya menunggu setelah selesai menempuh S1 di Indonesia dulu, baru mengambil S2 di Jepang. Tapi, sekarang, saya sama sekali tidak menyesal. Some things, you just have to try it out first, sebelum tahu dengan pasti apa yang akan terjadi. Kedua, ingat baik-baik alasan kalian pergi ke Jepang. Apakah untuk kerja? Atau untuk belajar? Saran saya adalah, jika memang kalian datang ke Jepang untuk menempuh ilmu, focus on that. Kerja part-time boleh, tapi jangan jadikan itu prioritas. Oh iya, bagi yang belum pernah tinggal sendiri sebelumnya, saya sangat merekomendasikan pergi bersama dengan setidaknya satu orang teman. It gets lonely. Meskipun pada akhirnya universitas kami beda, saya sangat, sangat bersyukur memulai perjalanan bersekolah di luar negeri saya di KICL bersama seorang teman SMA. Terakhir, ingatlah selalu untuk menikmati pengalaman kalian. Baik pahit maupun bahagia, pastikan kalian menikmati every last bit of it tanpa stress. Pada akhirnya, pengalaman bersekolah ke luar negeri akan menjadi sebuah kenangan yang tak akan terlupakan untuk seumur hidup kalian.
Sekian dari saya, be seeing you guys! Sampai jumpa di Jepang!

2019年3月22日金曜日

KICL แห่งนี้ เรียนก็ต้องดี กิจกรรมก็ต้องเด่น !!!



สวัสดีค่ะทุกคนนนน เราชื่อ คาริน นะ  เรียนที่ KICL ตั้งแต่เดือนตุลาคม ปี 2016 จนถึงเดือนกันยายน ปี 2018 ทั้งหมดก็ 2 ปี จะว่านานก็นาน จะว่าสั้นก็สั้น เรายังรู้สึกอยากเรียนต่ออยู่เลยอ่ะ เพราะที่โรงเรียนสนุกมากๆได้เจอเพื่อนต่างชาติใหม่ๆ
และได้ใช้ภาษาญี่ปุ่นสื่อสารกัน (เพราะชั้นง่อยอังกฤษยังไงล่ะ 5555) หากอยากรู้ว่าที่โรงเรียนสนุกยังไง (ในขณะที่เพื่อนหลายคนอยากจะหนีไปอ่ะนะ) ต้องมาฟังทางนี้เลยยยย



ต้องบอก
ก่อนว่า เพราะเราค่อนข้างเป็นเด็กกิจกรรม เราเลยเข้าร่วมแทบจะทุกกิจกรรมของ KICL เลยล่ะ อย่างเช่น กีฬาสีของโรงเรียน (運動会) หู้ยยยสนุกมาก ที่โรงเรียนไม่ได้ให้เรากีฬาเแข่งกันแบบจริงจังนะ ส่วนใหญ่จะเป็น
กีฬาฮาๆ แต่ขออุบไว้ก่อน ลองไปเข้าร่วมดูแล้วจะรู้ ใครที่บอกว่าไม่สนใจ พอเข้ากิจกรรมแล้วไฟลุกเว้ยเห้ย สีชั้นต้องชนะเท่านั้นเฟร้ยยย !!  หรือจะเป็นกิจกรรมฮัปเปียวไก (発表会) ที่จะให้ตัวแทนนักเรียนต่างชาติของแต่ละห้อง    ได้ไปพรีเซ้นท์หัวข้อที่เราอยากจะเอามานำเสนอทุกคนทั้งโรงเรียนหน้าเวที !! ขออวดหน่อยว่าเราได้ขึ้นเวทีนี้ถึง 2 ครั้งเลยนะ (ได้เหรอ 555)
แต่ยังมีอีกจ้า กิจกรรมวันเรียนจบ  (卒業式)  ก็คือพิธีเรียนจบในแต่ละเทอมนั่นเอง จะมีการแสดงร้องเพลงของนักเรียนชั้น 上級2  และประกาศทุนการศึกษาให้กับนักเรียนที่ได้รับเลือก (ซึ่งไม่ใช่ชั้นนนน) นอกจากกิจกรรมเหล่านี้แล้ว ยังมีการพานักเรียนแต่ละชั้นไปทัศนศึกษานอกโรงเรียนในช่วงหน้าร้อน พร้อมกับทำกิจกรรมนอกสถานที่อีกด้วย แน่นอนว่าเพื่อนทุกคนในห้องมักจะมากันครบในวันแบบนี้ อิหยังวะ ! และอีกกิจกรรมที่สนุกสุดๆสำหรับเราคือ บุงกะเด ที่โรงเรียนจะให้เราเลือกว่าอยากทำกิจกรรมอะไร เกี่ยวกับวัฒนธรรมที่โรงเรียนจัดให้ มีทั้งทำขนมญี่ปุ่น ใส่ชุดกิโมโนรำพัด และอื่นๆ แต่สิ่งที่เราเข้าร่วมมาตลอด 4 เทอมก็คือออ คิโยมิสึยากิ การวาดภาพบนแก้วดินเผา แล้วก็เอาไปเผาให้ได้ลายสวยๆที่เราวาดออกมา เป็นลายสีฟ้าและน้ำเงินสุดสวยยย (ล่าสุดก็คือมี 4 แก้วแล้วง่ะ)






นอกจากกิจกรรมของโรงเรียนได้ เรายังได้เข้าร่วมโครงการ WWOOF ที่โอกินาว่ามาด้วย ก็คือไปเป็นอาสาสมัครให้กับโฮสชาวญี่ปุ่น ช่วยทำงานต่างๆตามที่ได้รับมอบหมาย ในส่วนของเรานั้น โฮสทำร้านอาหารทะเล ก็จะได้รับลูกค้า เสิร์ฟอาหาร ล้าจาน เตรียมอาหารบ้างนิดหน่อย แต่ก็ไม่ถึงขั้นได้ตกปลานะ เรากับโฮสสื่อสารกันเป็นภาษาญี่ปุ่น ซึ่งทำให้สกิลการเอาตัวรอด และภาษาญี่ปุ่นของเราแข็งแกร่งขึ้นมากกกกก ความรู้ไม่ได้มีแค่ในห้องเรียนเท่านั้นนะจ๊ะ และที่สำคัญโฮสขับรถพาเราไปเที่ยวหลายๆที่ในโอซากินาว่าด้วย ได้ชมทะเลสีฟ้าของที่นั่น ซึ่งสวยมากๆๆๆ แถมยังให้เรายืมรถไปขับเล่นชมวิว (ต้องมีใบขับขี่สากลเด้อ) และซื้อไอติมที่แฟมิลี่มาร์ทเลี้ยงทุกวันด้วยล่ะ รักลุงงงง เป็นโครงการที่เราอยากแนะนำใครที่อยากไปหาประสบการณ์อยู่กับคนญี่ปุ่น ได้เรียนรู้วิถีชีวิตของเค้า และที่แน่ๆได้ฝึกภาษาญี่ปุ่นอย่างแน่นอน


ตั้งแต่ตอนที่ได้รับ Visa นักเรียน เราเปิดเพจเป็นของตัวเองชื่อ มางงในดงยุ่น (ซึ่งไม่ค่อยมีคนไลค์ 555) ไว้เล่าเรื่องราวที่เราได้เจอตอนอยู่ที่เกียวโต มีทั้งฮาบ้าง ไรสาระบ้าง บ่นบ้าง อยากจะเก็บไวเป็นไดอารี่ของตัวเอง หลังจากที่เรียนจบมันก็ยิ่งทำให้เรารักประเทศญี่ปุ่นมากขึ้นไปอีก และปัจจุบันเราทำงานเป็น Creative Content Writer คอยเขียนอัพเดทสถานที่ท่องเที่ยวในญี่ปุ่น แจ้งข่าว หรือแนะนำเรื่องต่างๆเกี่ยวกับญี่ปุ่นให้กับคนที่รักญี่ปุ่น ที่เว็บไซต์ chillchilljapan.com แหละจ้าาาาา ต้องขอบคุณภาษาญี่ปุ่น และการเรียนที่ญี่ปุ่นที่เป็นจุดเริ่มต้นและจุดเปลี่ยน จากเด็กกราฟิกมาทำงานสายญี่ปุ่น และได้ค้นพบตัวเองจริงๆ (โอ้ !เท่ชะมัด)
ใครที่ตอนนี้กำลังไม่แน่ใจว่าชอบภาษาญี่ปุ่นจริงหรือเปล่า หรือยังหาตัวเองไม่เจอ เราคงจะไม่พบคำตอบถ้าหากว่าไม่ลองทำมันไปให้สุด สุดท้ายหากเราไม่ได้ชอบมันจริงๆ แต่ก็ยังมีสกิลภาษาที่สามเพิ่มขึ้นมาจริงมั้ยล่ะ ไม่มีอะไรที่ทำแล้วเสียเปล่าหรอกนะ


สุดท้ายอยากให้คนที่กำลังเรียนภาษาญี่ปุ่นอยู่สู้ๆ หาแพสชั่น แล้วสนุกไปกับมัน เหนื่อยก็พักบ้าง ไปนั่งชิวๆดูคนพลอดรักกันแถวคาโมกาวะก็ได้นะ 555555555